Favicon1Selamat Datang di blog Gitj-Kayuapu Bae Kudus Favicon1Blog Ini Dibuat Tgl 22 February 2013Favicon1Data ada yang belum komplete dikarenakan blum ada data yang masukFavicon1Terimakasih atas dukungan Teman _ Teman dalam pembuatan Blog iniFavicon1Terimakasih Tuhan memberkati anda SemuaFavicon1
Tampilkan postingan dengan label Renungan Firman. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Renungan Firman. Tampilkan semua postingan

AMAN DAN DAMAI DI DALAM TUHAN


Renungan Firman Tuhan Tgl 07 Aoril t 2013 - Jam 12.00

Baca:  Yesaya 26:1-21

"Yang hatinya teguh Kaujagai dengan damai sejahtera, sebab kepada-Mulah ia percaya."  Yesaya 26:3

Allah di dalam nama Yesus Kristus adalah tempat perlindungan yang paling aman, bahkan di tengah kesulitan yang dahsyat sekali pun.  Keamanan -meskipun dalam situasi yang sulit- akan menjadi milik setiap orang yang tahu bahwa Allah adalah pembebasnya.  Putus asa pun tidak akan dialami.

KEMATIAN YESUS KRISTUS (2)

Renungan Firman Tuhan Tgl 2 April 2013 - Jam 09.50
Baca:  1 Yohanes 2:1-6

"Dan Ia adalah pendamaian untuk segala dosa kita, dan bukan untuk dosa kita saja, tetapi juga untuk dosa seluruh dunia."  1 Yohanes 2:2

Kita patut bersyukur karena mendapatkan jalan terlepas dari hukuman Allah yaitu melalui Kristus, yang rela datang ke dunia dan menyerahkan nyawaNya, mati ganti kita.  Dia satu-satunya jalan keselamatan itu!  "Dan keselamatan tidak ada di dalam siapapun juga selain di dalam Dia, sebab di bawah kolong langit ini tidak ada nama lain yang diberikan kepada manusia yang olehnya kita dapat diselamatkan."  (Kisah 4:12).  Jadi setiap orang yang percaya kepadaNya tidak lagi berada di bawah penghukuman Allah.

KEMATIAN YESUS KRISTUS (1)

Renungan Firman Tuhan Tgl 29 Maret 2013 - Jam 01.50

Baca:  Roma 5:1-11

"Karena waktu kita masih lemah, Kristus telah mati untuk kita orang-orang durhaka pada waktu yang ditentukan oleh Allah."  Roma 5:6

Peristiwa kematian manusia sesungguhnya sesuatu yang sangat alamiah dan merupakan bagian siklus kehidupan.  Namun mengapa kematian Yesus Kristus di kayu salib terasa istimewa dan dirayakan di seluruh dunia?  Bukankah kematianNya tidak jauh berbeda dengan kematian manusia lainnya, bahkan terlihat begitu tragis dan menyedihkan?  Meski cara kematian Yesus merupakan salah satu kematian yang tragis dan menyedihkan, tapi membawa dampak yang luar biasa bagi kehidupan umat manusia di muka bumi ini.

PEKERJA KERAS


Renungan Firman Tuhan Tgl 17 Maret 2013 - Jam 13.40

Baca:  Amsal 10:1-32

"Tangan yang lamban membuat miskin, tetapi tangan orang rajin menjadikan kaya."  Amsal 10:4

Semua orang pasti berkeinginan menjadi orang yang berhasil:  dalam studi, pekerjaan atau profesi.  bagaimana supaya keinginan itu bisa terwujud?  Seorang karyawan pasti berandai-andai bekerja di sebuah perusahaan bonafit, di mana ia akan mendapatkan gaji tinggi dan fasilitas memadai.  Seorang siswa berpikir jika ia masuk sekolah unggulan atau favorit, kelak ia juga pasti akan bisa melanjutkan kuliah di PTN atau perguruan tinggi terbaik.  Pebulutangkis juga berpikir jika ia bisa masuk pelatnas di Jakarta pasti akan berprestasi tinggi.  Seringkali kita hanya melihat hasil atau sesuatu yang kelihatannya sudah enak dan mapan;  tetapi pernahkah kita berpikir bahwa di balik itu semua dibutuhkan kerja keras?  Seorang karyawan yang bekerja keras dan penuh dedikasi pasti akan mendapatkan upah yang sesuai.  Tanpa belajar keras, seorang siswa mustahil memperoleh nilai yang bagus dan diterima di PTN atau perguruan tinggi terbaik.  Demikian juga seorang atlit tanpa berlatih keras tidak akan mungkin meraih prestasi yang membanggakan.

URAPAN: Kuasa Tuhan Bekerja

Renungan Firman Tuhan Tgl 16 Maret 2013 - Jam 10.25

Baca:  2 Korintus 1:12-24

"Sebab Dia yang telah meneguhkan kami bersama-sama dengan kamu di dalam Kristus, adalah Allah yang telah mengurapi."  2 Korintus 1:21

Kita sering mendengar banyak orang Kristen berkata,  "Ayo beribadah di gereja A, hari ini yang berkhotbah seorang pendeta yang penuh urapan."  'Urapan' seringkali kita identikkan dengan gaya atau cara seorang hamba Tuhan dalam menyampaikan kotbahnya.  Ketika seorang pendeta berkhotbah dengan berapi-api disertai bahasa-bahasa teologia yang tinggi, kita katakan pendeta itu dipenuhi urapan.  Atau ketika seluruh jemaat memuji-muji Tuhan dengan suara yang riuh rendah, bahkan sampai menitikkan air mata, kita berkata,  "Wah...worship leadernya dipenuhi urapan Tuhan.", dan sebagainya.

MELAKUKAN PEKERJAAN TUHAN

Renungan Firman Tuhan Tgl 15 Maret 2013 - Jam 23.00
Baca:  Mazmur 92:1-16

"Betapa besarnya pekerjaan-pekerjaan-Mu, ya TUHAN, dan sangat dalamnya rancangan-rancangan-Mu."  Mazmur 92:6

Kepada jemaat di Efesus, Paulus mengingatkan bahwa  "...kita ini buatan Allah, diciptakan dalam Kristus Yesus untuk melakukan pekerjaan baik, yang dipersiapkan Allah sebelumnya. Ia mau, supaya kita hidup di dalamnya."  (Efesus 2:10).  Setiap orang percaya dipanggil untuk melakukan sebuah pekerjaan yang telah dipersiapkan Tuhan.  Pekerjaan di sini berbicara tentang pelayanan yang harus kita kerjakan, baik itu untuk Tuhan dan juga terhadap sesama.  Oleh sebab itu Paulus berkomitmen,  "...bagiku hidup adalah Kristus dan mati adalah keuntungan. Tetapi jika aku harus hidup di dunia ini, itu berarti bagiku bekerja memberi buah."  (Filipi 1:21-22a).

BALAS KEJAHATAN DENGAN KEBAIKAN! (2)


Renungan Firman Tuhan Tgl 14 Maret 2013 - Jam 11.50

Baca:  Roma 12:9-21

"Janganlah membalas kejahatan dengan kejahatan; lakukanlah apa yang baik bagi semua orang!"  Roma 12:17

Yusuf sangat percaya bahwa  "...Allah turut bekerja dalam segala sesuatu untuk mendatangkan kebaikan bagi mereka yang mengasihi Dia, yaitu bagi mereka yang terpanggil sesuai dengan rencana Allah."  (Roma 8:28.  Itulah sebabnya ia bisa mengampuni dan melupakan kejahatan yang diperbuat oleh saudara-saudaranya.



BALAS KEJAHATAN DENGAN KEBAIKAN! (1)

Renungan Firman Tuhan Tgl 13 Maret 2013 - Jam 12.10

Baca:  Kejadian 50:15-21
"Memang kamu telah mereka-rekakan yang jahat terhadap aku, tetapi Allah telah mereka-rekakannya untuk kebaikan, dengan maksud melakukan seperti yang terjadi sekarang ini, yakni memelihara hidup suatu bangsa yang besar."  Kejadian 50:20

Apa reaksi Saudara ketika disakiti, difitnah atau dilukai, padahal Saudara tidak melakukan kesalahan apa pun?  Secara naluriah kita pasti memiliki kecenderungan membalas sakit hati kita.  Inilah prinsip yang diterapkan orang-orang dunia ketika mereka disakiti:  pembalasan akan lebih kejam dari pada perbuatan.

MENYENANGKAN HATI TUHAN

Renungan Firman Tuhan Tgl 12 Maret 2013 - Jam 07.30

Baca:  Lukas 19:28-44

"Dan jika ada orang bertanya kepadamu: Mengapa kamu melepaskannya? jawablah begini: Tuhan memerlukannya."  Lukas 19:31

Setelah diselamatkan dan mengalami kelahiran baru di dalam Kristus setiap orang percaya harus terus bertumbuh di dalam Dia, sebab proses keselamatan itu harus dikerjakan terus-menerus sampai kita menjadi serupa dengan Kristus.  Paulus kepada jemaat di Filipi:  "...tetaplah kerjakan keselamatanmu dengan takut dan gentar, bukan saja seperti waktu aku masih hadir, tetapi terlebih pula sekarang waktu aku tidak hadir, karena Allahlah yang mengerjakan di dalam kamu baik kemauan maupun pekerjaan menurut kerelaan-Nya. Lakukanlah segala sesuatu dengan tidak bersungut-sungut dan berbantah-bantahan, supaya kamu tiada beraib dan tiada bernoda, sebagai anak-anak Allah yang tidak bercela di tengah-tengah angkatan yang bengkok hatinya dan yang sesat ini, sehingga kamu bercahaya di antara mereka seperti bintang-bintang di dunia,"  (Filipi 2:12-15).  Tidak ada pilihan lain, melangkahlah maju menuju standarNya, yaitu hidup tidak bercela dan bercahaya di tengah-tengah dunia ini.  Inilah yang menyenangkan hati Tuhan.

PENGIKUT KRISTUS: Anak-Anak Terang!

Renungan Firman Tuhan Tgl 11 Maret 2013 - Jam 11.15
Baca:  Mazmur 97:1-12

"Terang sudah terbit bagi orang benar, dan sukacita bagi orang-orang yang tulus hati."  Mazmur 97:11

Tuhan Yesus menegaskan,  "Akulah terang dunia; barangsiapa mengikut Aku, ia tidak akan berjalan dalam kegelapan, melainkan ia akan mempunyai terang hidup."  (Yohanes 8:12).  Setiap orang yang percaya kepada Yesus Kristus sebagai Tuhan dan Juruselamat tidak lagi berada di dalam kegelapan, melainkan berjalan di dalam terang, sebab Tuhan telah  "...memanggil kamu keluar dari kegelapan kepada terang-Nya yang ajaib: kamu, yang dahulu bukan umat Allah, tetapi yang sekarang telah menjadi umat-Nya, yang dahulu tidak dikasihani tetapi yang sekarang telah beroleh belas kasihan."  (1 Petrus 2:9-10).  Dengan kata lain, jika seseorang mengikut Kristus, ia berjalan di dalam terang Tuhan.

SIKAP HATI YANG BENAR

Renungan Firman Tuhan Tgl 10 Maret 2013 - Jam 15.30
Baca:  Mazmur 13:1-6

"Tetapi aku, kepada kasih setia-Mu aku percaya, hatiku bersorak-sorak karena penyelamatan-Mu."  Mazmur 13:6

Sikap hati yang benar yang telah ditunjukkan Daud membuatnya berkenan kepada Tuhan.  Sebagai orang percaya kita patut meneladani sikap Daud ini!  Seringkali ketika badai masalah menyerang hidup ini hati kita dipenuhi kekuatiran dan kecemasan sehingga hati kita pun menjadi tawar.  Ayub punya pengalaman dalam hal ini:  "Karena yang kutakutkan, itulah yang menimpa aku, dan yang kucemaskan, itulah yang mendatangi aku."  (Ayub 3:25).  Ketakutan, kekuatiran, kecemasan, tawar hati, putus asa adalah senjata yang digunakan Iblis untuk melemahkan dan menghancurkan iman orang percaya.  Apa pun yang terjadi biarlah kita mau menguatkan iman percaya kepada Tuhan.

FASE TERKELAM DAUD

Renungan Firman Tuhan Tgl 09 Maret 2013 - Jam 07.30

Baca:  1 Samuel 30:1-25

"Ketika Daud serta orang-orangnya sampai ke Ziklag pada hari yang ketiga,...Ziklag telah dikalahkan oleh mereka dan dibakar habis."  1 Samuel 30:1

Ziklag adalah fase terkelam dalam perjalanan hidup Daud sebelum ia menjadi raja, dan sekaligus proses ujian iman terberat baginya.  Apa itu Ziklag?  Ziklag adalah sebuah kota di bawah kekuasaan Filistin yang diberikan raja Akhis kepada Daud.  Selama satu tahun empat bulan Daud tinggal di kota itu.  Mengapa Daud tinggal di Filistin?  Ini adalah bagian dari penyelamatannya dari kejaran Saul yang ketika itu menjadi raja atas Israel.

INGIN MENGALAMI MUJIZAT? Datang Kepada Tuhan!

Renungan Firman Tuhan Tgl 08 Maret 2013 - Jam 10.40

Baca:  Mazmur 77:1-21

"Aku hendak mengingat perbuatan-perbuatan Tuhan, ya, aku hendak mengingat keajaiban-keajaiban-Mu dari zaman purbakala."  Mazmur 77:12

Mujizat-mujizat yang tertulis di dalam Alkitab bukanlah cerita fiksi pengantar tidur, tapi merupakan kisah nyata sebagai bukti bahwa Tuhan yang kita sembah adalah Tuhan yang ajaib dan berkuasa.  Mengapa Alkitab mencatat tiap-tiap kejadian secara detil?  Supaya kita makin kuat dan teguh di dalam Tuhan.  Mungkin ada yang berkata,  "Ah, itu kan terjadi di masa lalu dan tak mungkin terulang, karena zaman sudah berubah!"  Penulis tegaskan:  dunia ini boleh saja berubah, tapi kuasa Tuhan tidak pernah berubah, kekal untuk selama-lamanya.  "Langit dan bumi akan berlalu, tetapi perkataan-Ku tidak akan berlalu."  (Matius 24:35)  dan   "Yesus Kristus tetap sama, baik kemarin maupun hari ini dan sampai selama-lamanya."  (Ibrani 13:8).  Meski dunia penuh goncangan, kita orang percaya,  "...menerima kerajaan yang tidak tergoncangkan, marilah kita mengucap syukur dan beribadah kepada Allah menurut cara yang berkenan kepada-Nya, dengan hormat dan takut."  (Ibrani 12:28).

INJIL: Berita Salib Kristus

Renungan Firman Tuhan Tgl 07 Maret 2013 - Jam 11.00

Baca:  1 Korintus 1:18-31

"Sebab pemberitaan tentang salib memang adalah kebodohan bagi mereka yang akan binasa, tetapi bagi kita yang diselamatkan pemberitaan itu adalah kekuatan Allah."  1 Korintus 1:18

Mengapa Injil harus terus digemakan ke seluruh dunia?  Karena dalam Injil terkandung kuasa Allah yang menyelamatkan, menyembuhkan, memulihkan dan membebaskan.  Itulah sebabnya tanda-tanda, keajaiban-keajaiban dan mujizat-mujizat senantiasa menyertai di mana saja Injil diberitakan.  Kekutan Allah dilepaskan ketika Injil disampaikan dengan penuh kuasa.

RELA MATI DEMI INJIL

Renungan Firman Tuhan Tgl 06 Maret 2013 - Jam 07.20
Baca:  Matius 14:1-12

"Disuruhnya memenggal kepala Yohanes di penjara dan kepala Yohanes itupun dibawa orang di sebuah talam, lalu diberikan kepada gadis itu dan ia membawanya kepada ibunya."  Matius 14:10-11

Yohanes pembaptis bukan hanya setia dan bersungguh-sungguh mengerjakan panggilannya sebagai pembuka jalan bagi Tuhan, ia juga rela mati demi Injil Kristus.  Inilah harga yang harus dibayar sebagai hamba Tuhan pembawa berita kebenaran.  Bukan hanya masuk penjara, tapi juga harus menghadapi kematian tragis, kepala dipenggal.

TETAP DI JALUR YANG BENAR

Renungan Firman Tuhan Tgl 05 Maret 2013 - Jam 06.45
Baca:  Yohanes 3:22-36

"Sebab siapa yang diutus Allah, Dialah yang menyampaikan firman Allah, karena Allah mengaruniakan Roh-Nya dengan tidak terbatas."  Yohanes 3:34

Tugas memberitakan Injil bukan semata-mata tanggung jawab hamba Tuhan  (pendeta), penginjil, fulltimer atau para sarjana teologia.  Tugas itu ada di pundak semua orang percaya tanpa terkecuali, sebab  "...kamulah bangsa yang terpilih, imamat yang rajani, bangsa yang kudus, umat kepunyaan Allah sendiri, supaya kamu memberitakan perbuatan-perbuatan yang besar dari Dia, yang telah memanggil kamu keluar dari kegelapan kepada terang-Nya yang ajaib: kamu, yang dahulu bukan umat Allah, tetapi yang sekarang telah menjadi umat-Nya, yang dahulu tidak dikasihani tetapi yang sekarang telah beroleh belas kasihan."  (1 Petrus 2:9-10).

KITA ADALAH SAUDARA

Renungan Firman Tuhan Tgl 04 Maret 2013 - Jam 08.00
Baca:  Roma 15:1-13

"Sebab itu terimalah satu akan yang lain, sama seperti Kristus juga telah menerima kita, untuk kemuliaan Allah."  Roma 15:7

Dalam renungan tanggal 2 Januari 2013 lalu dijelaskan bahwa kerukunan antar jemaat mendatangkan berkat dari Tuhan.  Dimana ada kerukunan,  "... ke sanalah Tuhan memerintahkan berkat, kehidupan untuk selama-lamanya."  (Mazmur 133:3b).

PENTINGKAN FIRMAN TUHAN

Renungan Firman Tuhan Tgl 03 Maret 2013 - Jam 10.25
Baca:  2 Timotius 3:10-17

"Ingatlah juga bahwa dari kecil engkau sudah mengenal Kitab Suci yang dapat memberi hikmat kepadamu dan menuntun engkau kepada keselamatan oleh iman kepada Kristus Yesus."  2 Timotius 3:15

Apakah Saudara membaca Alkitab setiap hari?  Mungkin ada yang berkata tidak sempat.  Kita seringkali sulit menyediakan waktu membaca Alkitab dan berdoa.  Tapi untuk hal-hal lain?  Masih banyak orang Kristen yang walaupun sudah mengikut Tuhan selama bertahun-tahun belum juga membaca Alkitab secara keseluruhan mulai dari kitab Kejadian sampai Wahyu.

INTIMACY (KEINTIMAN): Kunci Mengerjakan Misi

Renungan Firman Tuhan Tgl 02 Maret 2013 - Jam 07.30
Baca:  Yesaya 42:1-9

"Lihat, itu hamba-Ku yang Kupegang, orang pilihan-Ku, yang kepadanya Aku berkenan. Aku telah menaruh Roh-Ku ke atasnya,..."  Yesaya 42:1

Sebelum melangkah ke luar mengerjakan misi Tuhan, kita harus mempersiapkan diri terlebih dahulu sebab panggilan melayani berkenaan dengan hati yang rela menyerahkan diri kepada Tuhan, seperti Yesaya:  "Siapakah yang akan Kuutus, dan siapakah yang mau pergi untuk Aku?" Maka sahutku: "Ini aku, utuslah aku!"  (Yesaya 6:8)

HIDUP UNTUK SEBUAH MISI

Renungan Firman Tuhan Tgl 01 Maret 2013 - Jam 07.30 Baca:  Mazmur 67:1-8

"supaya jalan-Mu dikenal di bumi, dan keselamatan-Mu di antara segala bangsa."  Mazmur 67:3

Jika menyadari bahwa hidup kita ini telah ditebus oleh darah Kristus, tidak seharusnya orang Kristen bersikap acuh tak acuh terhadap pelayanan.  Bukankah banyak di antara kita yang dengan sengaja menghindar atau menolak secara terang-terangan jika diimbau untuk melayani Tuhan?  Padahal  "...kita ini buatan Allah, diciptakan dalam Kristus Yesus untuk melakukan pekerjaan baik, yang dipersiapkan Allah sebelumnya. Ia mau, supaya kita hidup di dalamnya."  (Efesus 2:10).

Untuk kebaktian Pemuda diadakan Pada Hari : Minggu.. Jam : 19.00...................... Untuk kebaktian Remaja diadakan Pada Hari : Sabtu.. Jam : 19.00...................... Bagi Teman Teman yang ingin kebaktian bersama kami, Datanglah ke Gitj Kayuapu.